Tuesday, July 7, 2009

Overview of the quranic surah

In order for you to memorise the holy quran. One of the best alternative is to get an overview of the surah. you can get from this website.
http://www.islamia.com
What attract me to this website is that it helps me to mindmap the surah easily.
Do try this website.' Amal' is better than words. For example if you wish to memorise surah yassin (it is devided into 1-32, 33-50, 51-83) coz you are able to picture the sequence of the surah, it would be easy to retain the surah in your mind.

Why Was the Qur'an Revealed Over A Period of 23 Years?


Before We answer this question, let's note that if the Qur'an had been revealed all at once, people would ask: "Why was it sent down all at once and not in stages?" The ultimate answer to such questions lies with God, the All-Wise and All-Knowing. Our decisions are based on a very limited viewpoint, as we are limited creatures.

The Divine Decree, on the other hand, considers everything—our moral and spiritual well-being, worldly happiness, future and present—and weaves the whole into a single pattern that is coherent with Grace and Wisdom. Thus, the benefit we derive from the Divine commandments is immeasurable, and the blessing that flows from obeying them is beyond our imagination. And so it is with the method that God chose to reveal the Qur'an.


The Revelation began when it was time for humanity to reach maturity. The Prophet's mission and that of his community was to become the most complete, progressive, and dynamic exemplars for humanity, and to achieve such a level of advancement that they would be the masters and guides for all subsequent people. But these reformers first had to be reformed. Their qualities and characters had been conditioned by the surrounding non-Islamic environment in which their people had been living for centuries. Islam was to turn their good qualities into qualities of unsurpassed excellence, and to purge their bad qualities and habits in such a way that they would never reappear.

If the Qur'an had been revealed all at once, how would they have reacted to its prohibitions and commandments? Certainly, they would have been unable to understand, let alone accept and apply, them in the ideal manner. This lack of gradualism would have been self-defeating, as proven by history: Wherever Islam was taken, it spread gradually but steadily, and so became firmly established.We see people all around us who cannot free themselves from their bad habits and addictions. If you confined such people, even if you convinced them to abandon their habits for their own benefit, they would not be happy with you.
On the contrary, they would feel angry, bored, and irritated. They would complain and try to escape from your program of reform, so that they could revert to their habits as soon as possible. All the arguments and documented evidence of specialists and experts would not persuade them to change. Even those who were cured occasionally suffer a relapse. Indeed, some of those who campaign against such harmful habits as smoking and consuming alcohol still indulge in them!Remember that the Qur'an came to change not one or two habits; it came to change everything: ways of living and dying, marrying, buying and selling, settling disputes, and how to perceive one's relation with the Creator, among others. Given the scope of the change envisioned, we can begin to grasp why it was revealed in stages.The gradual revelation of the Qur'an prepared the people to accept and then live the virtues, excellent manners, and lofty aspirations it demanded. That so much was achieved in only 23 years is a miracle.

As Said Nursi said: "I wonder if the scholars of today went to the Arabian peninsula, could they accomplish in 100 years even 1 percent of what the Prophet accomplished in 1 year?" Current campaigns to eradicate such a peripheral vice as smoking employ famous scholars, individuals, institutions, and the whole network of mass media—yet they still result in overall failure. If 20 fewer people die on the road per year after a campaign against alcohol, it is considered a great success. What the Prophet accomplished, at God's bidding, over 23 years far surpasses what all of humanity has managed to achieve since that time.The Qur'an was revealed in stages so that its audience could understand, internalize, and apply its prohibitions, commands, and reforms. Revelation came when the need for guidance arose, without discouraging or grinding down morale: warning and condemnation preceded prohibition, appeal and exhortation preceded command. For instance, alcohol and other intoxicating drinks were prohibited in three or four stages; female infanticide in two stages; uniting warring tribes and building up a close-knit society based on brotherhood, thus raising the collective consciousness, in several stages.

These difficult reforms were not gestured at or expressed in slogans—they were achieved.Today, we design our projects according to past experience and future possibilities. Taking possible social and economic fluctuations into account, we make our plans flexible in order to leave room for any necessary modifications. Just like a young tree, the early Muslims grew slowly, adapting gradually to new conditions and thus developing naturally. Every day new people were coming into Islam. New Muslims were learning many things, gaining in Islamic consciousness, training themselves to act upon Islam, and thus becoming members of a society rather than separate individuals or mutually hostile clans.

Their characters and personalities, their whole lives, were reshaped and reordered in accordance with Islamic precepts and the Qur'anic guidance.Such was the magnitude of their spiritual, moral, intellectual, and even physical regeneration. This transformation was achieved through a balanced synthesis of worldly life and spiritual advancement, and it happened gradually, slowly yet continuously, and harmoniously.

An intresting topic to ponder regarding the revealation of the quran taken from one of the islamic website.

pokok misteri

cuba teka dimana letaknya pokok yang dikatakan bepenunggu ini. Bagi yang lemah semangat tidak digalakkan. (dlm kawasan Kuala Lumpur)

Cuti-Cuti Colmar Tropicale

Jam di Colmar Tropicale



Cuba perhatikan pokok ini... Nampak x??hehehe

Menikmati kedinginan malam di Colmar.



Ketika berada di Rabbit Farm.



Suasana ketika terbitnya mentari (0730hrs)


Air memecah batu di Japanese Garden.


Pandangan seperti berada di luar negara. Jika dibandingkan dengan berada di perancis, berada di sini sama sahaja bezanya. Bahkan lebih murah.







Wednesday, June 24, 2009

Bakal menjadi milik saya

Yang ini nama Apom.

Yang ni nama G-Boo

Terjemahan Yassin

Bila pergi bercuti cubalah hayati surah yassin, kerana yang hidup pasti akan mati.

[1]
Yaa, Siin.

[2]
Demi Al-Quran yang mengandungi hikmat-hikmat dan kebenaran yang tetap kukuh,

[3]
Sesungguhnya engkau (wahai Muhammad adalah seorang Rasul) dari Rasul-rasul yang telah diutus,

[4]
Yang tetap di atas jalan yang lurus (ugama Islam).

[5]
Al-Quran itu, diturunkan oleh Allah Yang Maha Kuasa, lagi Maha Mengasihani,

[6]
Supaya engkau memberi peringatan dan amaran kepada kaum yang datuk neneknya telah lama tidak diberikan peringatan dan amaran; sebab itulah mereka lalai.

[7]
Demi sesungguhnya, telah tetap hukuman seksa atas kebanyakan mereka, kerana mereka tidak mahu beriman.

[8]
Sesungguhnya Kami jadikan (kesombongan dan keengganan mereka tunduk kepada kebenaran sebagai) belenggu yang memberkas kedua tangan mereka ke batang leher mereka; (lebarnya belenggu itu) sampai (menongkatkan) dagu mereka lalu menjadilah mereka terdongak.

[9]
Dan Kami jadikan (sifat tamak dan gila mereka kepada harta benda dan pangkat itu sebagai) sekatan (yang menghalang mereka daripada memandang kepada keburukan dan kesingkatan masa dunia yang ada) di hadapan mereka, dan sekatan (yang menghalang mereka daripada memikirkan azab yang ada) di belakang mereka (pada hari kiamat). lalu Kami tutup pandangan mereka; maka dengan itu, mereka tidak dapat melihat (jalan yang benar).

[10]
Dan (dengan sebab itu) sama sahaja kepada mereka, engkau beri amaran atau engkau tidak beri amaran kepadanya - mereka tidak akan beriman.

[11]
Sesungguhnya peringatan dan amaran (yang berkesan dan mendatangkan faedah) hanyalah yang engkau berikan kepada orang yang sedia menurut ajaran Al-Quran serta ia takut (melanggar perintah Allah) Ar-Rahman semasa ia tidak dilihat orang dan semasa ia tidak melihat azab Tuhan. Oleh itu berilah kepadanya berita yang mengembirakan dengan keampunan dan pahala yang mulia.

[12]
Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang yang mati, dan Kami tuliskan segala yang mereka telah kerjakan serta segala kesan perkataan dan perbuatan yang mereka tinggalkan. Dan (ingatlah) tiap-tiap sesuatu kami catitkan satu persatu dalam Kitab (ibu Suratan) yang jelas nyata.

[13]
Dan ceritakanlah kepada mereka satu keadaan yang ajaib mengenai kisah penduduk sebuah bandar (yang tertentu) iaitu ketika mereka didatangi Rasul-rasul (Kami),

[14]
Ketika Kami mengutus kepada mereka dua orang Rasul lalu mereka mendustakannya; kemudian Kami kuatkan (kedua Rasul itu) dengan Rasul yang ketiga, lalu Rasul-rasul itu berkata: ` Sesungguhnya kami ini adalah diutuskan kepada kamu ‘.

[15]
Penduduk bandar itu menjawab: “Kamu ini tidak lain hanyalah manusia seperti kami juga, dan Tuhan Yang Maha Pemurah tidak menurunkan sesuatupun (tentang ugama yang kamu dakwakan); Kamu ini tidak lain hanyalah berdusta”.

[16]
Rasul-rasul berkata: Tuhan Kami mengetahui bahawa sesungguhnya Kami adalah Rasul-rasul yang diutus kepada kamu,

[17]
“Dan tugas Kami hanyalah menyampaikan perintah-perintahNya dengan cara yang jelas nyata”.

[18]
Penduduk bandar itu berkata pula: “Sesungguhnya kami merasa nahas dan malang dengan sebab kamu. Demi sesungguhnya, kalau kamu tidak berhenti (dari menjalankan tugas yang kamu katakan itu), tentulah kami akan merejam kamu dan sudah tentu kamu akan merasai dari pihak kami azab seksa yang tidak terperi sakitnya”.

[19]
Rasul-rasul itu menjawab: “Nahas dan malang kamu itu adalah disebabkan (kekufuran) yang ada pada kamu. Patutkah kerana kamu diberi peringatan dan nasihat pengajaran (maka kamu mengancam kami dengan apa yang kamu katakan itu)? (Kamu bukanlah orang-orang yang mahu insaf) bahkan kamu adalah kaum pelampau”.

[20]
Dan (semasa Rasul-rasul itu diancam), datanglah seorang lelaki dari hujung bandar itu dengan berlari, lalu memberi nasihat dengan katanya:” Wahai kaumku! Turutlah Rasul-rasul itu -

[21]
“Turutlah orang-orang yang tidak meminta kapada kamu sesuatu balasan, sedang mereka adalah orang-orang mandapat hidayah petunjuk”.

[22]
Dan (apabila ditanya: Sudahkah engkau menerima ugama mereka? Maka jawabnya): “Mengapa aku tidak menyembah Tuhan yang menciptakan daku, dan yang kepadaNyalah (aku dan) kamu semua akan dikembalikan?

[23]
“Patutkah aku menyembah beberapa tuhan yang lain dari Allah? (Sudah tentu tidak patut, kerana) jika Allah yang Maha Pemurah hendak menimpakan daku dengan sesuatu bahaya, mereka tidak dapat memberikan sebarang syafaat kepadaku, dan mereka juga tidak dapat menyelamatkan daku.

[24]
“Sesungguhnya aku (kalau melakukan syirik) tentulah aku pada ketika itu berada dalam kesesatan yang nyata.

[25]
“Sesungguhnya aku telah beriman kepada Tuhan kamu, maka dengarlah (nasihatku)”,.

[26]
(Setelah ia mati) lalu dikatakan kepadanya: “Masuklah ke dalam Syurga”. Ia berkata; “Alangkah baiknya kalau kaumku mengetahui -

[27]
“Tentang perkara yang menyebabkan daku diampunkan oleh Tuhanku, serta dijadikannya daku dari orang-orang yang dimuliakan”.

[28]
Dan Kami tidak menurunkan kepada kaumnya sesudah ia (mati) sebarang pasukan tentera dari langit (untuk membinasakan mereka), dan tidak perlu Kami menurunkannya.

[29]
(Kebinasaan mereka) hanyalah dilakukan dengan satu pekikan (yang dahsyat), maka dengan serta merta mereka semua sunyi-sepi tidak hidup lagi.

[30]
Sungguh besar perasaan sesal dan kecewa yang menimpa hamba-hamba (yang mengingkari kebenaran)! Tidak datang kepada mereka seorang Rasul melainkan mereka mengejek-ejek dan memperolok-olokkannya.

[31]
Tidakkah mereka mengetahui berapa banyak umat-umat yang telah Kami binasakan sebelum mereka? Umat-umat yang telah binasa itu tidak kembali lagi kepada mereka (bahkan kembali kepada Kami, untuk menerima balasan).

[32]
Dan tidak ada satu makhluk pun melainkan dihimpunkan ke tempat perbicaraan Kami, semuanya dibawa hadir (untuk menerima balasan).

[33]
Dan dalil yang terang untuk mereka (memahami kekuasaan dan kemurahan kami), ialah bumi yang mati; kami hidupkan dia serta kami keluarkan daripadanya biji-bijian, maka daripada biji-bijian itu mereka makan.

[34]
Dan kami jadikan di bumi itu kebun-kebun kurma dan anggur, dan kami pancarkan padanya beberapa matair,

[35]
Supaya mereka makan dari buah-buahannya dan dari apa yang dikerjakan oleh tangan mereka; maka patutkah mereka tidak bersyukur?

[36]
Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan makhluk-makhluk semuanya berpasangan; sama ada dari yang ditumbuhkan oleh bumi, atau dari diri mereka, ataupun dari apa yang mereka tidak mengetahuinya.

[37]
Dan lagi dalil yang terang untuk mereka (berfikir) ialah malam; Kami hilangkan siang daripadanya, maka dengan serta-merta mereka berada dalam gelap-gelita;

[38]
Dan (sebahagian dari dalil yang tersebut ialah) matahari; ia kelihatan beredar ke tempat yang ditetapkan baginya; itu adalah takdir Tuhan yang Maha Kuasa, lagi Maha Mengetahui;

[39]
Dan bulan pula Kami takdirkan dia beredar melalui beberapa peringkat, sehingga di akhir peredarannya kelihatan kembalinya pula ke peringkat awalnya - (berbentuk melengkung) seperti tandan yang kering.

[40]
(Dengan ketentuan yang demikian), matahari tidak mudah baginya mengejar bulan, dan malam pula tidak dapat mendahului siang; kerana tiap-tiap satunya beredar terapung-apung di tempat edarannya masing-masing.

[41]
Dan satu dalil lagi untuk mereka (insaf) ialah, Kami membawa belayar jenis keluarga mereka dalam bahtera yang penuh sarat;

[42]
Dan Kami ciptakan untuk mereka, jenis-jenis kenderaan yang sama dengannya, yang mereka dapat mengenderainya.

[43]
Dan jika kami kehendaki, kami boleh tenggelamkan mereka; (kiranya Kami lakukan yang demikian) maka tidak ada yang dapat memberi pertolongan kepada mereka, dan mereka juga tidak dapat diselamatkan, -

[44]
Kecuali dengan kemurahan dari pihak Kami memberi rahmat dan kesenangan hidup kepada mereka hingga ke suatu masa.

[45]
Dan apabila dikatakan kepada mereka: ” berjaga-jagalah kamu akan apa yang ada di hadapan kamu (dari urusan-urusan hidup di dunia ini), dan apa yang ada di belakang kamu (dari huru-hara dan balasan akhirat), supaya kamu beroleh rahmat”, (mereka tidak mengindahkannya).

[46]
Dan (itulah tabiat mereka) tidak ada sesuatu keterangan yang sampai kepada mereka dari keterangan-keterangan tuhan mereka melainkan mereka selalu berpaling daripadanya (enggan menerimanya).

[47]
Dan apabila dikatakan kepada mereka:” Dermakanlah sebahagian dari rezeki yang dikurniakan Allah kepada kamu”, berkatalah orang-orang yang kafir itu kepada orang-orang yang beriman (secara mengejek-ejek): ” Patutkah kami memberi makan kepada orang yang jika Allah kehendaki tentulah Ia akan memberinya makan? Kamu ini hanyalah berada dalam kesesatan yang nyata”.

[48]
Dan (apabila mereka diingatkan tentang huru-hara dan balasan akhirat) mereka bertanya (secara mempersenda): ” Bilakah datangnya (hari akhirat) yang dijanjikan itu? Jika betul kamu orang-orang yang benar (maka kami sedia menunggu)!”,

[49]
Mereka tidak menunggu melainkan satu pekikan yang - (dengan secara mengejut) akan membinasakan mereka semasa mereka dalam keadaan leka bertengkar (merundingkan urusan dunia masing-masing).

[50]
Maka dengan itu, mereka tidak berpeluang membuat sebarang pesanan (wasiat atau lainnya), dan (kalau mereka berada di luar) mereka tidak sempat kembali kepada keluarganya.

[51]
Dan sudah tentu akan ditiupkan sangkakala (menghidupkan orang-orang yang telah mati; apabila berlaku yang demikian) maka semuanya segera bangkit keluar dari kubur masing-masing (untuk) mengadap Tuhannya.

[52]
(Pada ketika itu) orang-orang yang tidak percayakan hidup semula berkata: Aduhai celakanya kami! Siapakah yang membangkitkan kami dari kubur tempat tidur kami?,, (Lalu dikatakan kepada mereka): ” Inilah dia yang telah dijanjikan oleh Allah Yang Maha Pemurah dan benarlah berita yang disampaikan oleh Rasul-rasul!,

[53]
Hanyalah dengan berlakunya satu pekikan sahaja, maka dengan serta merta mereka dihimpunkan ke tempat perbicaraan Kami, semuanya dibawa hadir (untuk menerima balasan).

[54]
Maka pada hari itu, tidak ada seseorang yang akan dianiaya sedikitpun, dan kamu pula tidak akan dibalas melainkan menurut amal yang kamu telah kerjakan.

[55]
Sesungguhnya penduduk Syurga pada hari itu, berada dalam keadaan sibuk leka menikmati kesenangan;

[56]
Mereka dengan pasangan-pasangan mereka bersukaria di tempat yang teduh, sambil duduk berbaring di atas pelamin;

[57]
Mereka beroleh dalam Syurga itu pelbagai jenis buah-buahan, dan mereka beroleh apa sahaja yang mereka kehendaki;

[58]
(Mereka juga beroleh) ucapan salam sejahtera dari Tuhan Yang Maha Mengasihani.

[59]
Dan (sebaliknya dikatakan kepada orang-orang yang kafir): “Berpisahlah kamu pada hari ini, hai orang-orang yang berdosa, (dari bercampur gaul dengan orang-orang yang beriman).

[60]
“Bukankah Aku telah perintahkan kamu wahai anak-anak Adam, supaya kamu jangan menyembah Syaitan? Sesungguhnya ia musuh yang nyata terhadap kamu!

[61]
“Dan (Aku perintahkan): hendaklah kamu menyembahKu; inilah jalan yang lurus.

[62]
“Dan sesungguhnya Syaitan itu telah menyesatkan golongan yang ramai di antara kamu; (setelah kamu mengetahui akibat mereka) maka tidakkah sepatutnya kamu berfikir dan insaf?

[63]
“Yang kamu saksikan sekarang ialah neraka Jahannam, yang kamu selalu diancam memasukinya (kalau kamu tidak taatkan perintah Allah).

[64]
“Rasalah kamu bakarannya pada hari ini, disebabkan perbuatan kufur yang kamu telah lakukan!”

[65]
Pada waktu itu Kami meteraikan mulut mereka (sejurus); dan (memberi peluang kepada) tangan-tangan mereka memberitahu Kami (kesalahan masing-masing), dan kaki mereka pula menjadi saksi tentang apa yang mereka telah usahakan.

[66]
(Matahati orang-orang yang menderhaka itu rosak) dan kalau Kami kehendaki, Kami berkuasa menghapuskan bentuk dan biji mata kepala mereka menjadi rata, sehingga masing-masing menerpa mencari-cari jalan (yang biasa mereka lalui). (Kiranya dijadikan demikian) maka bagaimanakah mereka dapat melihatnya?

[67]
(Kekuatan akal fikiran mereka juga tidak sihat) dan kalau kami kehendaki, kami berkuasa mangubahkan keadaan jasmani mereka (menjadi kaku beku) di tempat yang mereka berada padanya; maka dengan itu, mereka tidak dapat mara ke hadapan dan juga tidak dapat undur ke belakang.

[68]
Dan (hendaklah diingat bahawa) sesiapa yang Kami panjangkan umurnya, Kami balikkan kembali kejadiannya (kepada keadaan serba lemah; hakikat ini memang jelas) maka mengapa mereka tidak mahu memikirkannya?

[69]
(Nabi Muhammad bukanlah penyair) dan Kami tidak mengajarkan syair kepadanya, dan kepandaian bersyair itu pula tidak sesuai baginya. Yang Kami wahyukan kepadanya itu tidak lain melainkan nasihat pengajaran dan Kitab Suci yang memberi penerangan;

[70]
Supaya ia memberi peringatan kepada orang yang sedia hidup (hatinya), dan supaya nyata tetapnya hukuman (azab) terhadap orang-orang yang kufur ingkar.

[71]
Tidakkah mereka melihat dan memikirkan, bahawa Kami telah menciptakan untuk mereka binatang-binatang ternak, di antara jenis-jenis makhluk yang telah Kami ciptakan dengan kekuasaan Kami lalu mereka memilikinya?

[72]
Dan Kami jinakkan dia untuk kegunaan mereka; maka sebahagian di antaranya menjadi kenderaan mereka, dan sebahagian lagi mereka makan.

[73]
Dan mereka beroleh berbagai faedah dan kegunaan pada binatang ternak itu dan juga beroleh minuman; maka mengapa mereka tidak mahu bersyukur?

[74]

Dan tergamak mereka menyembah beberapa tuhan yang lain dari Allah, (dengan harapan semoga mereka mendapat pertolongan (dari makhluk-makhluk itu).

[75]
Benda-benda yang mereka sembah itu tidak dapat sama sekali menolong mereka, sedang benda-benda itu sendiri menjadi tentera yang akan dibawa hadir (pada hari kiamat, untuk memberi azab seksa) kepada mereka.

[76]
Maka janganlah engkau (wahai Muhammad) berdukacita disebabkan tuduhan-tuduhan mereka (terhadapmu). Sesungguhnya Kami sedia mengetahui apa yang mereka sembunyikan dan apa yang mereka nyatakan.

[77]
Tidakkah manusia itu melihat dan mengetahui, bahawa Kami telah menciptakan dia dari (setitis) air benih? Dalam pada itu (setelah Kami sempurnakan kejadiannya dan tenaga kekuatannya) maka dengan tidak semena-mena menjadilah ia seorang pembantah yang terang jelas bantahannya (mengenai kekuasaan Kami menghidupkan semula orang-orang yang mati),

[78]
Serta ia mengemukakan satu misal perbandingan kepada Kami (tentang kekuasaan itu), dan ia pula lupakan keadaan Kami menciptakannya sambil ia bertanya: “Siapakah yang dapat menghidupkan tulang-tulang yang telah hancur seperti debu?”

[79]
Katakanlah: “Tulang-tulang yang hancur itu akan dihidupkan oleh Tuhan yang telah menciptakannya pada awal mula wujudnya; dan Ia Maha Mengetahui akan segala keadaan makhluk-makhluk (yang diciptakanNya);

[80]
“Tuhan yang telah menjadikan api (boleh didapati) dari pohon-pohon yang hijau basah untuk kegunaan kamu, maka kamu pun selalu menyalakan api dari pohon-pohon itu”.

[81]
Tidakkah diakui dan tidakkah dipercayai bahawa Tuhan yang telah menciptakan langit dan bumi (yang demikian besarnya) - berkuasa menciptakan semula manusia sebagaimana Ia menciptakan mereka dahulu? Ya! Diakui dan dipercayai berkuasa! Dan Dia lah Pencipta yang tidak ada bandinganNya, lagi Yang Maha Mengetahui.

[82]
Sesungguhnya keadaan kekuasaanNya apabila Ia menghendaki adanya sesuatu, hanyalah Ia berfirman kepada (hakikat) benda itu: ” Jadilah engkau! “. Maka ia terus menjadi.

[83]
Oleh itu akuilah kesucian Allah (dengan mengucap: Subhaanallah!) - Tuhan yang memiliki dan menguasai tiap-tiap sesuatu, dan kepadaNyalah kamu semua dikembalikan.

how to memorise surah Yusuf

I download this picture from the understandingquran.com. So just bear in mind that whenever we want to memorise a surah from the holy quran, we should have an overview of the surah content. It would be easier to picture the event as you recite the quran.

In this way we would be able to retain the surah in our mind.

Ikan peliharaan saya

Si Tomei II ,ikan kelisa kesayangan saya yang telah 3 tahun bermastautin di rumah kami. Saya mendapatnya dari seorang kanak-kanak orang asli (di Gerik tidak jauh dari tasik banding) yang menjualnya kepada saya dengan harga RM 15.

bunga kebangsaan malaysia

Gambar ini diambil ketika saya berada di Jalan Dato Wan Ahmad.

Tuesday, May 26, 2009

This is where I Am now, typing this article (Sooka Sentral)








How To Master The Quranic Languages Using The Internet Facilities.From time to time I will be informing the website available in helping the muslim above the age of 55 with an english academic background to understand the literal meaning of the quran.
One of the website is word by word quran.

please refer ayat 31 of surah al baqarah where Allah thought prophet adam a.sthe words (the names/ nouns). In arabic, it's called the isim.
Thus we could start learning the words by memorising the names of 114 surah in the Quran

Story 1: Invitation
1. Al Fatiha – the opening; you open up your home to invite the Jews
2. Al Baqara1 – the Cow and you invite the Christians
3. Al'e Imran2 – family of Imran You invite also their
4. An Nisa – Women. You set for them a
5. Al Maida – table or table spread. You feed them kebabs and meat stuff from
6. Al Anaam – cattle/livestock. It makes you feel happy and you are on a high,
on
7. Al Araf – the Heights. You then serve them all desert and extra special stuff –
8. Al Anfaal – Booty or 'extras'3 Before you get proud about it, do some
9. At Tawba – repentance. The prophet who did lots of tawba was
10. Yunus. – the prophet who prayed while in the fish. Another prophet was
11. Hud, - whose people didn't listen to him. Then another prophet was
12. Yusuf. – He was thrown in the well by his brothers; just imagine small child
hearing
13. Ra'd – the thunder; scared, Allah gave him solace. He is the only prophet in a
line of four generations of prophets, Yaqoob, Ishaq, and his great grandfather was
14. Ibrahim – he had a father who disbelieved and was stubborn as a rock in a
15. Al Hijr – rocky tract; now think of hills, flowers and the humming of
16. An Nahl – bees. (Incidentally this surah is strong on Allah's signs in nature)
End of story.
· Story 2: next story starts with the Israelites,
17. Bani Isra'il4 – talks about the Jews and then followed by a story of Christian
lads in
18. Al Kahf5 – the Cave; the lads are known as the Sleepers of the cave; followed
by
19. Maryam – Jesus' mother and then the story of Musa extensively in
20. Ta Ha – Musa was one of the great
21. Al Anbiya – the prophets; think of them and think of
22. Al Hajj – the pilgrimage; once you come out of hajj hopefully you will be one of
23. Al Muminoon – the believers. Inshallah you will carry some
24. Nur – Light and you will be able to see right from wrong as in
25. Al Furqan – criterion/standard; some who are infamous for exaggerating are
the
26. Ash Shu'ara – the poets. You can have poems on
27. An Naml – the ant; or lots of other stories as in
28. Al Qasas - the story and you could also have one on
29. Al Ankabut – the spider; - a destructive thing; think of how
30. Ar Rum – the Romans were defeated and destroyed. They didn't have wisdom
of
31. Luqman – he gave his son good advice on kindness to parents. The best thing
is
32. Sajdah – prostration; to prostrate to Allah. Tell that to everyone in your
33. Ahzab – tribes, confederates. There were many tribes, as the tribe of
34. Saba – a people who disbelieved in the one
35. Fatir – Creator, Allah; He guided our Rasul6 in
36. Ya Sin – the special letters7; About life and death. We need to line up in
37. As Saffaat –Ranks, like the angels in hamd; They are so Saleh spelt with the
letter
38. As Sad – The message of Allah needs to be clear to all the
39. Az Zumar – the crowds or troops. There is need to be forgiving and believing as
in
40. Al Ghafir or Al Mumin8; and things are made clear as in
41. Al Fussilaat9 - things well expounded. This is necessary when you have a
42. As Shura – Counsel or consultation. Be sure not to get up in useless things like
43. Az Zukhruf – gold ornaments. It is all very transitory and as nebulous as the
44. Ad Dukhan – the smoke; To avoid the smoke you sometimes have to bend
down,
45. Al Jathiya – kneeling down; you might need to do that to avoid the winds on
46. Al Ahqaf – the sand dunes or windy tracts. The best in sajadah and kneeling
was
47. Muhammad – our Prophet. His excellence is what finally gave us the
48. Fattah – the victory; but you mustn't get over familiar with him; take care of
his
49. Hujjarat – the apartments; know the limits in behaviour.
End of story;
· Story 3 Let us start with the letter of al Qur'an – the
50. Qaf – the letter. The Qur'an is found in every corner of the world as the
51. Ad Dhariyaat – the winds that scatter; the Qur'an talks about the
52. At Tur – the mountain and the
53. An Najm – the star and the
54. Al Qamar – the moon. It is Allah the most
55. Ar Rahman – the Merciful to tell us about all the blessings. He tells us of
akhirah in
56. Al Waqia – the major event to come. We need to prepare, be strong like
57. Al Hadid – the iron, the element that came on earth from outer space10.
End of story;
· Story 4 starts with women and their issues as in
58. Mujadilah – the one who argued and pleaded. We need to be good to women or
in
59. Hashr – the day of gathering we will be asked. Remember the women who
60. Mumtatana – were examined about their faith. We need to stay united and
stand in
61. As Saff – the ranks in salaah, and say what we mean. No nonsense, take care
of
62. Al Jumma – the congregation. Don't divide or let the
63. Munafiqoon – hypocrites get the better of you. They involve you in
64. Taghaboon – mutual fraud, loss and gain and the dunya. Be careful especially
in matters of
65. Talaq – divorce; do it with decency, and don't make on yourself haraam,
66. Tahrim – prohibitions; things which are allowed. Remember to Allah belongs
the
67. Mulk – the dominion of all things. He gave us the aql and the use of the
68. Qalam – the pen. To remind us of the
69. Haqqa - the true reality. To Allah belongs all the gateways to the heavens as in
70. Al Ma'arij – the stairways; It's hard working with disbelievers; think of
71. Nuh –the prophet who was saved in the ark; and know that the
72. Jinn – the unseen creatures can be good and bad.
End of story
· Story 5 starts with our Rasul,
73. Al Muzzammil – wrapped in a robe, always deep in zikr at night.
74. Al Muddaththir – wrapped in a cloak he used to contemplate a lot, to tell the
people of
75. Al Qiyama – the resurrection. To tell the arrogant
76. Al Insan – man about it; there was a Dahr11- time when man wasn't even
mentioned.
77. Al Mursalaat – the winds that scatter were there. Winds spread the
78. An Naba' – the news of what will happen in akhirah, of death as
79. An Nazi'at – the soul snatchers take out the souls of good guys and bad.
80. Abasa – To frown; on the poor guy isn't good; give them time and attention
before
81. At Tanwir – enveloped and overthrown we are on doomsday.
82. Al Iftar – it will be a rending and cleaving of the heavens. The bad guys
83. Al Muttafiffin – cheaters will be dealt with once the
84. Al Inshiqaq – the splitting of that day takes place. The
85. Al Buruj – the constellation and the
86. At Tariq – the bright star, the visitor of night, will all yield by the grace of
87. Al A'la - the Most High.
88. Al Ghashiya – the overwhelming event, and the
89. Al Fajr –day break are all signs of Allah, as is the world, the country the
90. Al Balad – the city. Akhirah is remembered better when we see signs in the
91. Ash Shams – the sun,
92. Al Lail – the night and
93. Ad Duha – the morning brightness; gives the rasul solace from Allah and
94. An Nashr – expansion. Allah gives ease after every difficulty.
95. At Tin – the fig and the olive are all blessings and signs of Allah's goodness and
in
96. Al Alaq – the blood clot, is where we come from before we even learn to read.
97. Al Qadr – the Power is Allah's – the special night when the Qur'an came down.
It has
98. Al Bayyina – the clear proof that Allah is one, and there is an akhirah foretold
by a
99. Al Zilzal – an earthquake to turn it all upside down and give us the result.
100. Al Adiyat – the runners or chargers are there for our benefit, but there is
101. Al Qaria – the calamity, or day of judgment; so don't race in
102. At Takathur – rivalry for worldly gain; because it all ends and you lose if
103. Al Asr – Time you don't take care of; so don't hoard or slander like
104. Al Humaza – the backbiter. Bad guys suffer like the people with
105. Al Fil – the elephants; when they tried to destroy the Kaaba; Allah saved it.
The
106. Quraish – were blessed with peace; but still disbelieved; were mean, didn't
give
107. Al Maun – assistance to the poor; or help. Allah gives good news to the Rasul
of
108. Al Kauthar – abundance – the ultimate one being in jannah; the
109. Al Kafiroon – disbelievers can go their own way and suffer while
110. An Nasr – help and victory is ultimately the believers. Bad guys carry bad
deeds like
111. Al Masad – palm fibre as fuel to burn in hell. They don't believe in Allah – in
112. Al Ikhlas – sincerity in the oneness of Allah. He is the Allah of
113. Al Falaq – Day break; his protection we need from envy. He is the Rabb of
114. An Naas – mankind; Allah is the main protector from evil whisperings of
people.

A book that I would like to recommend is as shown in the picture above. The book written by Dr. Hassanuddin Ahmad, published by Nusrat Ali Nasri Kitab Bhavan New Delhi. (for those in KL you can get the book from Pustaka Hidayah off Jalan Ipoh. Not far from Putra Lrt station.
This book states that 835 word which are repeated more than 10 times in the Quran (58.63%) of the quran.and another 975 words that are repeated between 5 to 9 times in the quran. Thus in this way we will be able to improved the vocabulary of the Quran.

Till next meeting. This is where I'll be at the moment.

Monday, May 18, 2009

TRAP Sungai Klah (percutian bulan mei)


Pemandangan di Titian Sauna.

Tempat merebus Telur.

Family Jacuzi berharga Rm70.

Bilik yang kami diami (bilik 129)

signboard dimakan pokok


Gambar signboard dimakan pokok yang dirakam di sebuah Parking lot restoran dihadapan stesen LRT Star PWTC.

Mungkin gara-gara marahkan orang yang suka memaku pokok dengan pelbagai iklan maka pokok ini mengambil langkah memakan signboard terbabit.

Amaran, jangan tampal iklan di pokok ini.

Sinaran Petang

Gambar ini diambil pada jam 1740hrs, 3 April 2009 di Pantai Puteri, Melaka selepas hujan.

Pemandangan ketika bercuti di Taman Negara, pahang

Resort tempat penginapan kami selama 3 hari 2 malam di Taman Negara.

Pandangan sungai daripada restoran terapung.


Gambar restoran terapung.






Pemandangan daripada bilik chalet kami.

Pemandangan Di Pulau Besar

Batu yang dikatakan keras bagi penghuni chalet 104.

pokok ini kami rakam semasa di dalam hutan Pulau Besar. Cuba renung apa yang ada di pokok ini... HEHEHE


Bangunan cantik milik seorang Tan Sri di pulau besar.

Pemandangan tanah besar dari Gua Yunus





2 gambar ini diambil di tempat yang bernama Gua Yunus yang terletak tidak jauh dari batu kiblat. Kami terpaksa mendaki batuan untuk sampai ke Gua Yunus.

Semasa kami tiba disini, kami dapati 2 orang sedang malakukan pemujaan. Menyedari kehadiran kami di situ, mereka terus lari meninggalkan barangan seperti yang dapat dilihat dalam gambar ini.



Batu ini dipanggil batu kiblat kerana betul-betul menunjukkan kearah kiblat dari pulau Besar. Saya sampai kesini kira-kira jam 100hrs.

Oleh kerana waktu itu bertepatan dengan waktu solat Dhuha maka saya mengambil kesempatan turut solat diatasnya.

Apa yang tidak dapat saya lupakan, setelah selesai solat, ketika meneruskan kembali perjalanan mengelilingi pulau tersebut, saya telah terjumpa sejenis gamat berwarna putih ( jarang ditemui masa kini). Panjangnya lebih kurang 6cm. Saya terus memakannya kerana dikatakan khasiat bagi menyembuhkan penyakit dalaman badan.

Sunday, May 17, 2009

Gambaran Baitullah dari satelite


Gambaran baitullah dari angkasa lepas.

Menurut cerita, para saintis melihat seakan-akan satu benda yang bersinar dari satelit mereka, apabila di zoom ke kawasan tersebut mereka nampak bahawa Baitullah begitu bersinar dari langit.

Inilah yang dinamakan keagungan Allah s.w.t.

makam di pulau besar




tiga makam yang selalu diziarahi di Pulau Besar.

pancaran delima

gambar ini di rakam oleh sahabat saya di janda baik,pahang.malaysia